Semarang (17/03/2026) – Menjelang waktu berbuka puasa, kesibukan tampak di ruas jalan depan Kantor Kecamatan Tugu. Puluhan relawan dan petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang turun langsung ke jalanan untuk membagikan paket takjil gratis kepada para pengguna jalan dan pemudik yang melintas.
Aksi simpatik ini merupakan bagian integrasi dari layanan kemanusiaan yang diselenggarakan melalui Posko Siaga Lebaran 2026. Titik Kecamatan Tugu dipilih secara strategis karena merupakan jalur utama Pantura yang menjadi akses masuk dan keluar utama bagi pemudik di wilayah Kota Semarang.
Sedikitnya 250 paket takjil disalurkan secara langsung kepada para pengguna jalan maupun pemudik yang melintas. Kepala Markas PMI Kota Semarang, dr. Anna Kartika Yuli Astuti, M.Biomed, yang memimpin aksi tersebut, menyatakan bahwa seluruh paket habis terdistribusi dalam waktu singkat.
“Pemberian takjil ini bertujuan untuk memastikan para pemudik dapat membatalkan puasa dengan aman dan tepat waktu tanpa harus terburu-buru mencari tempat berhenti, sehingga konsentrasi berkendara tetap terjaga,” jelas dr. Anna di sela-sela kegiatan.
Di bawah arahan Ketua PMI Kota Semarang, Dr. dr. Awal Prasetyo, M.Kes. Sp. THT-KL, Posko Tugu disiapkan sebagai layanan “One Stop Service” bagi pemudik. Sejak dibuka pada 13 Maret lalu, lebih dari 50 pemudik telah memanfaatkan fasilitas ini.
Beberapa keunggulan fasilitas yang disediakan antara lain:
-
Area Istirahat Nyaman: Aula ber-AC yang dilengkapi dengan 30 tempat tidur (bed) untuk pemulihan stamina.
-
Layanan Kesehatan Gratis: Pemeriksaan kesehatan ringan, pemberian obat-obatan, serta pertolongan pertama oleh tenaga medis profesional.
-
Logistik & Higienitas: Tersedia minuman, makanan ringan, mie instan, serta akses toilet bersih.
-
Sinergi Lintas Sektor: Bekerja sama dengan Pramuka dan bengkel lokal untuk bantuan perbaikan kendaraan darurat serta penyediaan bahan bakar gratis.
Mengingat arus mudik 2026 yang mulai padat, PMI Kota Semarang menekankan tiga pesan utama: patuhi rambu lalu lintas, jaga stamina fisik, dan jangan ragu untuk beristirahat di posko terdekat.
Guna menjamin keamanan pemudik, PMI Kota Semarang mengerahkan sekitar 70 personel yang bekerja dalam tiga sif. Satu unit ambulans juga disiagakan 24 jam untuk mengantisipasi kondisi darurat yang membutuhkan rujukan cepat.
“Posko di Kecamatan Tugu ini akan beroperasi hingga 20 Maret 2026. Namun, masyarakat tidak perlu khawatir karena layanan di Markas PMI tetap terbuka penuh 24 jam hingga masa Lebaran usai,” pungkas dr. Anna.
Akses Bantuan PMI Kota Semarang
Bagi masyarakat atau pemudik yang membutuhkan bantuan ambulans atau layanan medis darurat di wilayah Semarang, dapat menghubungi kontak berikut:
-
Telepon: (024) 3541237
-
WhatsApp: 0821 3393 8878
