Musyawarah XIII PMI Kota Semarang Tetapkan Prof. Dr. FX Sugiyanto sebagai Ketua Periode 2026–2031
SEMARANG – Musyawarah XIII Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang Tahun 2026 menetapkan Prof. Dr. FX Sugiyanto sebagai Ketua PMI Kota Semarang masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut berlangsung dalam musyawarah yang diselenggarakan di Aula Gedung Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang, Selasa (3/11/2026).
Prof. Dr. FX Sugiyanto, yang merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip), dipercaya untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi kemanusiaan PMI Kota Semarang menggantikan Dr. dr. Awal Prasetyo, M.Kes., Sp.THT-KL., MM(ARS), yang telah memimpin pada periode sebelumnya.
Musyawarah Kota menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat kota untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, membahas arah kebijakan organisasi, serta menentukan kepemimpinan dan langkah strategis PMI Kota Semarang untuk lima tahun mendatang.
Dalam sambutan perdananya, FX Sugiyanto menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah kepemimpinan dengan sungguh-sungguh dan berorientasi pada manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Ia juga membuka ruang kritik dan masukan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas serta meningkatkan kualitas organisasi.

Perkuat Peran PMI dalam Menjawab Tantangan Kemanusiaan
Dalam kepemimpinan lima tahun ke depan, sejumlah isu strategis menjadi perhatian, di antaranya meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia (aging population), kesehatan mental (mental health), penguatan pelayanan darah, serta kesiapsiagaan dan penanganan kebencanaan.
Menurut Prof Sugiyanto, persoalan lansia dan kesehatan mental merupakan tantangan sosial yang membutuhkan perhatian lebih serius. PMI sebagai organisasi kemanusiaan memiliki peluang untuk memperluas kontribusinya, tidak hanya dalam pelayanan donor darah dan respons kebencanaan, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pengembangan program tersebut diharapkan dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Semarang, perguruan tinggi, komunitas pemuda, pesantren, gereja, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Keterlibatan generasi muda juga dinilai penting untuk memperkuat gerakan kemanusiaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Di sisi lain, penguatan pelayanan darah dan kesiapsiagaan bencana tetap menjadi bagian penting dari prioritas organisasi. Hal ini sejalan dengan mandat PMI untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan profesional dalam berbagai situasi kemanusiaan.
Apresiasi atas Pengabdian dan Capaian Kepengurusan Sebelumnya

Peralihan kepemimpinan ini juga menjadi momentum untuk mengapresiasi berbagai upaya dan capaian PMI Kota Semarang selama periode kepengurusan 2021–2026 di bawah kepemimpinan Dr. dr. Awal Prasetyo, M.Kes., Sp.THT-KL., MM(ARS).
Berbagai inovasi dan pengembangan pelayanan yang telah dilakukan menjadi bagian dari fondasi organisasi dalam menghadapi tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks. Keberlanjutan program, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan pelayanan kesehatan dan sosial, serta pengembangan jejaring kemitraan menjadi modal penting bagi kepengurusan berikutnya.
Mewakili Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, Ketua Bidang Organisasi PMI Jawa Tengah, Prof. Slamet Budi Prayitno, turut menyampaikan apresiasi terhadap berbagai terobosan yang telah dilakukan PMI Kota Semarang. Kepengurusan baru diharapkan mampu menjaga integritas organisasi, melanjutkan inovasi, serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Semarang.
Melanjutkan Pengabdian, Memperluas Dampak Kemanusiaan
Musyawarah XIII PMI Kota Semarang Tahun 2026 bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Dengan kepemimpinan baru periode 2026–2031, PMI Kota Semarang diharapkan semakin adaptif dalam merespons perubahan sosial, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta membangun kolaborasi lintas sektor.
Semangat pengabdian yang telah dibangun selama ini perlu terus dijaga dan dikembangkan. Sebab, tantangan kemanusiaan tidak hanya hadir ketika bencana terjadi, tetapi juga dalam persoalan kesehatan, kesejahteraan sosial, kerentanan kelompok masyarakat, dan kebutuhan pertolongan sehari-hari.
Melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi, PMI Kota Semarang berkomitmen untuk terus hadir, bergerak, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
PMI Kota Semarang – Bergerak Bersama untuk Kemanusiaan.
