SEMARANG – Keluarga besar relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menyelenggarakan kegiatan halal bihalal di Markas PMI Kota Semarang pada Minggu malam (05/04/2026). Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi serta meningkatkan koordinasi antarunsur relawan pasca-penugasan masa Lebaran.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari seluruh unsur relawan PMI Kota Semarang, yang meliputi:
-
Forum Komunikasi Palang Merah Remaja (Forpis)
-
Forum Komunikasi (Forkom) Korps Sukarela (KSR)
-
Korps Sukarela (KSR)
-
Tenaga Sukarela (TSR)
-
Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT)
Turut hadir dalam acara ini Ketua Bidang Anggota dan Relawan PMI Kota Semarang Wiwit Rijanto S.H., M.H., Wakil Sekretaris PMI Kota Semarang Endang Puji Astuti, serta Ketua Bidang Organisasi Drs. Yudi Wibowo S.E.
Dalam sambutannya, Ketua Bidang Anggota dan Relawan Wiwit Rijanto S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal ini merupakan sarana komunikasi untuk mempererat hubungan antar-relawan. Ia menekankan bahwa pengenalan personal antar-relawan sangat penting untuk menunjang efektivitas kerja di lapangan.
“Melalui momen halal bihalal ini, kita dapat mempererat tali persaudaraan antar-relawan PMI Kota Semarang yang terdiri dari Forpis, Forkom KSR, TSR, dan juga SIBAT,” ujar Wiwit.
Ia menambahkan bahwa hubungan yang harmonis antar-relawan akan berdampak positif pada pelaksanaan pelayanan masyarakat, terutama saat penanganan bencana maupun kegiatan kemanusiaan lainnya.
Ketua Bidang Organisasi Drs. Yudi Wibowo S.E., menyatakan bahwa jajaran pengurus PMI Kota Semarang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, pertemuan rutin antar-relawan merupakan langkah positif dalam aspek penguatan organisasi.
“Pertemuan malam ini merupakan kegiatan positif sebagai ajang meningkatkan tali silaturahmi dan saling memaafkan antar-relawan PMI Kota Semarang,” tegas Yudi Wibowo dalam arahannya.
Acara ini juga diisi dengan penyampaian materi taushiyah oleh Koordinator Pelatih yang juga dosen Universitas Semarang (USM), Dr. Saiful Hadi, M.Kom. Dalam paparannya, Saiful Hadi menjelaskan bahwa halal bihalal merupakan tradisi khas Indonesia yang berfungsi sebagai sarana penyelesaian konflik interpersonal.
“Dalam aktivitas organisasi, sering kali muncul kendala atau permasalahan antar-personal yang dapat memengaruhi kinerja. Dengan halal bihalal, setiap individu didorong untuk saling memaafkan guna memperbaiki hubungan kerja,” jelas Saiful.
Ia juga mengingatkan bahwa relawan memiliki status sosial yang terhormat karena fokus pada pelayanan kemanusiaan. Oleh karena itu, ia mengimbau agar setiap unsur relawan tetap menjaga integritas dan saling bersinergi guna memastikan PMI Kota Semarang memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah dan bersalam-salaman secara tertib oleh seluruh peserta yang hadir.
