SEMARANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang resmi memulai gelaran Pelatihan Perawatan Keluarga (PK) bagi Karyawan dan Relawan (KSR & TSR) tahun 2026. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Pengurus PMI Kota Semarang, Bapak Drs. Yudi Wibowo, S.E., yang hadir mewakili Ketua Pengurus PMI Kota Semarang di Aula Polbitrada, Jumat (17/04/2026).
Pelatihan intensif ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 17 hingga 19 April 2026. Mengusung tema “Humanity for Elderly and People with Disabilities”, kegiatan ini bertujuan untuk membekali relawan dengan keterampilan khusus dalam merawat kelompok rentan, terutama lansia dan penyandang disabilitas.
Dalam sambutan pembukaannya, Bapak Drs. Yudi Wibowo, S.E. menekankan pentingnya peningkatan kapasitas relawan agar mampu memberikan pelayanan yang tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga memiliki aspek humanis yang tinggi. Hal ini sejalan dengan komitmen PMI untuk memberikan pelayanan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang.
Melalui pelatihan spesialisasi ini, diharapkan para peserta mampu memahami kebutuhan khusus kelompok rentan serta memberikan dukungan psikososial yang tepat bagi keluarga.
Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari unsur Karyawan, KSR Unit Markas, TSR, hingga KSR Perguruan Tinggi mengikuti rangkaian materi yang telah disusun secara komprehensif. Kurikulum pelatihan meliputi berbagai kompetensi krusial, antara lain:
- Konsep Dasar Perawatan Keluarga dan Lansia.
- Perawatan bagi Penyandang Disabilitas.
- Praktik Perawatan Dasar di Rumah.
- Dukungan Psikososial (PSP).
Metode yang digunakan bersifat partisipatif, di mana peserta akan terlibat aktif dalam simulasi penanganan kasus dan praktik lapangan untuk memastikan kesiapan mereka saat terjun ke masyarakat nantinya.
Pelatihan ini menghadirkan para fasilitator ahli serta mendapatkan asistensi teknis dari PMI Provinsi Jawa Tengah, PMI Kabupaten Sragen, dan PMI Kota Semarang. Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan relawan spesialis yang siap meningkatkan standar pelayanan kemanusiaan di Kota Semarang.
Kegiatan pembukaan diakhiri dengan sesi orientasi kepalangmerahan dan pengantar teknis pelatihan sebelum para peserta memasuki sesi materi inti di hari pertama.
